3 Tips Pemupukan Tanaman Anggur Agar Tumbuh Optimal dan Cepat Berbuah

Tips Pemupukan Tanaman Anggur Agar Tumbuh Optimal dan Cepat Berbuah – Salah satu tahapan yang penting dalam budidaya anggur yaitu pemupukan. Pemupukan yang tepat akan membuat tanaman anggur menjadi lebih mudah berbuah. Salah memberikan dosis saat memberikan pupuk maka akan menyebabkan pertumbuhan anggur terganggu. Nah, berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan saat pemupukan.

Tips Pemupukan Tanaman Anggur

Jenis Pupuk Untuk Tanaman Anggur

Ada beberapa jenis pupuk untuk tanaman anggur seperti berikut ini:

  • Pupuk untuk tanaman anggur yaitu NPK kadar K tinggi, serta Dolomit.
  • Pupuk kandungan K tinggi fungsinya agar buah cita rasanya manis.
  • Pupuk K tinggi diberikan pada tanaman anggur ketika tanaman disuburkan, yakni sebelum dilakukannya pemangkasan.

Tips Pemupukan Tanaman Anggur Agar Tumbuh Optimal dan Cepat Berbuah

Pemupukan harus dilakukan dengan baik dan benar. Yuk simak tips pemupukan tanaman anggur di bawah ini.

Pemupukan Awal

Tips Pemupukan Tanaman Anggur

Saat pemupukan awal, anda bisa melakukan langkah-langkah seperti berikut ini.

  • Menggunakan pupuk kandang + pupuk NPK 16:16:16 ( saat awal penanaman). Pemberian NPK bisa rutin sebanyak 1 sendok teh dalam setiap 2 minggu.
  • Apabila tanaman anggur sudah cukup besar, serta sudah menginjak pase pemotongan primer, anda bisa meningkatkan NPK sebanyak 19:19:19, rutin 2 minggu 1 kali hingga batas pembentukan sekunder.
  • Apabila pada masa tersebut tanaman anggur kekurangan unsur hara mikro, serta mendesak diberikan, maka anda harus segera menambahkan POC daun/Gandasil D. Lakukan dengan hati-hati karena dapat menyebabkan OD dan efeknya daun akan gosong. Anda harus memberikannya dengan perlahan serta dosisnya rendah.

Sebelum Pangkas Pembuahan

Tips Pemupukan Tanaman Anggur

Jika pohon anggur sudah terbentuk dan cabangnya sempurna:

  • Untuk stabilisasi ph tanah, berikan kapur dolomit 2 sendok/pohon.
  • Berikan pupuk SP 36 atau MKP sebanyak 2 sendok/pohon, serta KCL sebanyak 1 sendok/pohon, lalu lakukan pengairan.
  • Lakukan stres Air. Selama 2 minggu hingga 1 bulan total, pengairan tidak dilakukan. Kemudian setelahnya pengairan secara priodik 2 hari 1 kali. Di masa ini, pohon anggur daunnya akan menguning karena kehausan. Ranting akan menuju proses pematangan, dimana warnanya akan berubah menjadi kecoklatan. Jika seperti itu, itu tandanya pohon anggur siap dipangkas.
  • Apabila pemangkasan sudah dilakukan, kemudian bisa melakukan penyemprotan ZPT/Dormex apabila anda menginginkannya. Lalu tambahkan NPK dengan perbandingan 19:19:19 + MKP dosisnya 2 sendok/pohon dengan merata seputar perakaran. Apabila pohon usianya bertambah maka dosis pupuk akan bertambah. Dimana takaran ini untuk pangkas perdana berdasarkan usia pohon anggur. Akan lebih baik dilakukan dengan rutin sedikit demi sedikit dibandingkan sekaligus over dosis.
  • Tunas baru yang tumbuh setelah pemangkasan semprot dengan cairan pupuk kandungan unsur hara mikro, apabila diperlukan. Akan tetapi, tunas baru biasanya kondisinya segar, tidak akan kurang unsur hara mikro.
  • Pemupukan menuju masa generatif harus diusahakan pupuk dengan kandungan unsur P & K, pastikan tidak terlewat.

Baca juga : Cara Mengendalikan Hama Tanaman Anggur

Setelah Panen

Tips Pemupukan Tanaman Anggur

Tips pemupukan setalah panen seperti berikut ini.

  • Setelah panen, anda bisa memberikan pupuk kandungan atau bokashi 20 kg, serta dolomit sebanyak 3 kg/tanaman. Tambahkan pupuk K tinggi dosisnya 2 kg/tanaman. Hal ini dilakukan agar tanaman subur kembali untuk dipangkas kembali dan berbuah. Dimana caranya sama seperti pemangkasan yang pertama. Dimana pemangkasan dapat dilakukan sektar 2 minggu setelah penyuburan kembali.
  • Tanah pada sekeliling tanaman harus digemburkan 1 bulan sekali. Ini dilakukan agar aerasi meningkat, serta pasokan oksigen tercukupi pada akar tanaman.

Itulah tips pemupukan tanaman anggur. Semoga informasi yang kami berikan untuk anda bermanfaat.

Leave a Reply